Cloudflare vs QUIC.cloud, 2 CDN Yang Sangat Hebat Untuk WordPress

Perseteruan Cloudflare vs QUIC.cloud telah dimulai semenjak rilisnya Cloudflare APO. Yups, Cloudflare APO sendiri berfungsi untuk meningkatkan kinerja website yang menggunakan CMS WordPress. Sedangkan QUIC.cloud sendiri sejak hadir sebagai penyedia layanan CDN memang mengutamakan para pengguna WordPress.

Banyak juga para pengguna WordPress mulai melirik QUIC.cloud dikarenakan untuk para pengguna server tipe LiteSpeed akan sangat diuntungkan, karena QUIC.cloud memang dibuat untuk mengoptimalkan server berbasis LiteSpeed.

Cloudflare vs QUIC.cloud memang mulai menarik dikarenakan dari kedua penyedia CDN ini memiliki kelebihan fitur masing-masing yang akan mempengaruhi performa website WorPress Anda.

Sebelum membahas topik utama Cloudflare vs QUIC.cloud mungkin kita perlu mengenal dulu dari masing-masing penyedia layanan CDN ini.

Cloudflare

Cludflare sendiri sangat populer dan bahkan sudah lebih dari 20 juta situs web menggunakan platform ini. Cloudflare sendiri dikenal sebagai penyedia CDN dan layanan DNS gratis yang bisa kita gunakan dengan fitur yang terbatas di versi gratis (free).

Cloudflare CDN

Cloudflare mengklaim bahwa layanan mereka adalah layanan terbaik walaupun mereka juga menyediakan versi gratis (free) kepada pelanggannya. Faktanya menarik lagi bahwa DNS mereka memiliki waktu respon tercepat saat ini.

Cloudflare telah menyediakan layananya sejak 2009. Pengalaman yang sudah lama berkecimpung di dunia layanan CDN membuat mereka memiliki banyak keunggulan dibandingkan platform lain yang menawarkan layanan CDN juga.

QUIC.cloud

QUIC.cloud adalah layanan CDN proxy yang dioptimalkan untuk pengguna WordPress. Karena dikhusus untuk WordPress tentu saja QUIC.cloud memiliki kelebihan yang tidak dimiliki oleh Cloudflare. Fitur yang ditawarkan QUIC.cloud seperti pengoptimalan kecepatan website, pengoptimalan gambar ke format terbaru Webp, dan bahkan pembuatan CSS kritis, dan lainnya.

QUIC.cloud CDN

Layanan ini dikembangkan sendiri oleh LiteSpeed Technologies yang merupakan nama besar dalam pengembakan LiteSpeed Webserver. LiteSpeed Webserver sendiri merupakan webserver yang diklaim memiliki performa lebih tinggi dan dapat bersaing dengan webserver populer lainnya seperti Apache dan Nginx.

LiteSpeed Technologies sendiri bukan hanya mengembangkan LiteSpeed Webserver dan QUIC.cloud saja tapi juga mereka mengembangkan plugin caching populer yaitu LiteSpeed Cache. Bagi kalian yang mungkin menggunakan LiteSpeed Webserver dan plugin LiteSpeed Cache tidak ada salahnya mencoba menggunakan layanan QUIC.cloud.

Kombinasi dari ketiga teknologi LiteSpeed Webserver, Plugin LiteSpeed Cache, dan QUIC.cloud dapat mengoptimalkan situs web Anda lebih baik. Kelebihan layanan QUIC.cloud adalah dari segi pengoptimalan cache HTML dinamis yang mana penyedia layanan CDN lain tidak menawarkan fitur ini.

Cloudflare vs QUIC.cloud

Oke setelah mengenal keduanya mari kita mulai ke topik utamanya.

Cloudflare vs QUIC.cloud adalah layanan yang serupa karena keduanya adalah penyedia layanan Reverse Proxy CDN. Tapi dari segi fitur keduanya berbeda dan mungkin bagi para pengguna WordPress akan lebih merasakan perbedaan dari keduanya.

Berikut ini adalah hal-hal penting yang membedakan Cloudflare vs QUIC.cloud.

CDN

Cloudflare dan QUIC.cloud keduanya adalah layanan penyedia Proxy CDN terbaik untuk WordPress. Yang membuat mereka jadi yang terbaik adalah karena keduanya bisa meyimpan file HTML dinamis sedangkan kebanyakan penyedia layanan CDN lain hanya menawarkan penyimpanan file statis (Image, CSS, JS).

Perbedaan terbesar dalam hal Cloudflare vs QUIC.cloud adalah jumlah ototal Point of Presence (PoP) atau node yang tersedia. PoP adalah pusat datacenter individu dari mana penyedia layanan CDN mengirimkan situs web kepada pengunjung.

Karena masi baru dalam penyedia layanan CDN, QUIC.cloud hanya memiliki 32 PoP ATAU node diseluruh dunia. Tapi ini sudah termaksud jumlah PoP yang sangat besar untuk layanan penyedia CDN pendatang.

Anda bisa melihat data PoP QUIC.cloud dihalaman utama QUIC.cloud yang mana pada saat artikel ini dibuat mereka sudah memiliki 32 PoP atau node, dan mungkin kedepannya mereka akan menambahkan lokasi PoP tersebut.

Berbeda dengan Cloudflare yang sudah lama berkecimpung didunia layanan CDN, yang mana mereka sudah memiliki jumlah 200 PoP atau node diseluruh dunia. Jumlah PoP ini sendiri memberikan keuntungan untuk Cloudflare karena dengan jumlah PoP yang banyak tersebut Anda bisa membuka web Anda dengan cepat diseluruh dunia.

Namun, untuk situs web yang memiliki trafik yang rendah, jumlah PoP atau node yang besar ini sebenarnya dapat menghasilkan kinerja yang lebih buruk dibandingkan dengan penyedia layanan CDN yang memiliki jumlah PoP atau node yang lebih sedikit. Itu dikarenakan Anda membutuhkan lebih banyak pengunjung untuk mendapatkan cache diseluruh node Cloudflare daripada di node QUIC.cloud.

Singkatnya jika Anda hanya menargetkan pengunjung di Asia atau hanya di Indonesia cukup gunakan QUIC.cloud karena Anda akan merasakan performa yang luar biasa. Beda lagi jika Anda menargetkan pengunjung dari benua lain dan pengunjung Anda sudah lebih dari puluhan hingga ratusan ribu dari seluruh dunia, Anda bisa menggunakan Cloudflare tapi tidak ada salahnya juga menggunakan QUIC.cloud karena Anda bisa lihat lokasi PoP atau node mereka juga terletak dibagian negara yang tinggi trafiknya.

Caching Dinamis

Penyimpanan konten dinamis adalah salah satu hal yang paling menantang bagi para penyedia layanan CDN. Ini mungkin membutuhkan banyak pertimbangan, yang mana ini dapat mempengaruhi bagaimana pengunjung melihat konten dari web Anda, apakah sesuai dengan yang mereka inginkan atau tidak.

Misalnya saja Anda menggunakan WordPress dan Woocommerce dimana jika tidak adanya caching dinamis maka pengunjung Anda akan kebingungan bahkan mungkin pada saat checkout item yang dia beli tidak sesuai dengan apa yang di masukkan ke keranjang. Bahkan jika caching dinamis tidak dilakukan dengan benar maka terkadang hal yang terjadi adalah pengunjung Anda bisa melihat profil orang lain bukannya profil dia sendiri.

QUIC.cloud dapat dengan mudah menangani caching dinamis halaman HTML disitus Anda. Bagi Anda pengguna plugin bawaan LiteSpeed Cache disana sudah banyak sekali fitur yang berlimpah yang Anda bisa atur bagaimana caching web Anda harusnya bekerja. Dengan banyaknya fitur yang disediakan QUIC.cloud Anda bisa membuat pengaturan sendiri seperti menambahkan daftar cookie yang tidak boleh di cache, dan masih banyak lagi fitur yang ditawarkan dipaket gratis QUIC.cloud.

Cloudflare sebenarnya juga memberikan opsi penyimapanan file dinamis HTML dalam semua paket penawarannya. Yang minusnya untuk menggunakan opsi melewati cache pada cookie Anda harus meningkatkan ke paket Business atau Enterprise dinama QUIC.cloud lebih unggul dengan paket gratisnya mereka sudah menawarkan opsi ini.

Optimasi WordPress

Untuk sementara QUIC.cloud hanya tersedia untuk web berbasis CMS WordPress, dan kemungkinan kedepannya QUIC.cloud akan tersedia untuk semua jenis web. Satu-satunya cara untuk menggunakan QUIC.cloud adalah dengan menggunakan plugin LiteSpeed Cache.

Seperti yang sudah saya jelaskan ini adalah paket lengkap jika Anda menggunakan webserver LiteSpeed, WordPress, Plugin LiteSpeed Cache, dan QUIC.cloud ini bisa disebut juga dengan nama LiteSpeed ​​Ecosystem. Bukan hanya pengoptimalan dalam web Anda tapi juga Anda bisa mengirimkan file-file Anda yang dapat dioptimalkan oleh QUIC.cloud CDN dan disalurkan keseluruh PoP atau node milik mereka diseluruh dunia.

Dengan menggunakan plugin LiteSpeed Cache Anda sudah mendapatkan banyak kelebihan seperti mengoptimalkan situs WordPress seperti, kombinasi CSS, kombinasi JS, kombinasi HTML, pembuatan CSS kritis, server push, CDN, dan masih banyak pengoptimalan lainnya. Ini yang membuat QUIC.cloud lebih unggul dari pada Cloudflare dalam segi melakukan optimasi pada situs WordPress.

Harga

Cloudflare vs QUIC.cloud keduanya memiliki strategi harga yang berbeda. Misalnya, semua fitur QUIC.cloud tersedia untuk semua orang dengan batas penggunaan tingkat gratis sedangkan untuk versi gratis Cloudflare mereka hanya menyediakan fitur standar dan jika ingin menggunakan fitur lengkap Anda bisa meningkatkan ke paket Business atau Enterprise.

Harga QUIC.cloud

QUIC.cloud memiliki tingkatan gratis yang memungkinkan Anda menggunakan layanan mereka secara gratis berdasarkan batas bulanan. Setelah limit habis, Anda bisa menunggu bulan depan atau membeli tambahan paket menggunakan kredit point.

Tingkatan GratisCDNImage Optimization*Critical CSSLQIP
Basic1GB1,000100100
LiteSpeed Server5GB5,000500500
LiteSpeed Enterprise10GB10,0001,0001,000
Quic.cloud Partner20GB20,0002,0002,000
* Kuota pengoptimalan gambar dalam tingkatan gratis hanya berlaku untuk Antrian Cepat. Pengoptimalan gambar tanpa batas tersedia untuk semua orang di Antrian Standar.

Untuk memahami harga dan tingkatan yang berbeda ini, lihat bagian harga QUIC.cloud ini.

Harga Cloudflare

Cloudflare memiliki 4 paket harga utama yang mencakup yang gratis. Lalu ada add-on yang dapat digunakan di atas paket yang ditentukan. Berikut adalah paket harga Cloudflare dengan fokus pada fitur pengoptimalan kecepatan.

FiturGratisProBusinessEnterprise
Harga/bulan$0$20$200N/A
DNS
CDN
Lossless Image Optimization
Image Resizing
Automatic Mobile Optimization
Cache Bypass On
Cookie
**
Automatic Platform Optimization$5/bulan
Argo Smart Routing$5/bulan + $0.10/gb$5/bulan + $0.10/gb$5/bulan + $0.10/gbN/A
✱ Tersedia sebagai bagian dari Pengoptimalan Platform Otomatis (APO)

Untuk mengetahui harga dan tingkatan yang berbeda ini, lihat bagian harga paket Cloudflare ini.

Kesimpulan

Dari topik diatas keduanya memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. QUIC.cloud sendiri untuk sementara hanya support platform WordPress sedangkan Cloudflare sudah support semua paltform. Mungkin bagi Anda Cloudflare masi menjadi idola sendiri dikarenakan dukungan dibanyak platform.

Pemilihan penyedia layanan CDN sebenarnya tergantung dari pilihan Anda sendiri, dari segi apa Anda membutuhkan layanan CDN tersebut. Apakah hanya agar bisa diakses diseluruh dunia atau benar-benar untuk melakukan optimasi kecepatan website Anda. Baca juga 12+ Control Panel VPS Terbaik.

Tinggalkan komentar